Donasi tersebut dikumpulkan oleh Serikat Pekerja BPJS Ketenagakerjaan, Yayasan Al Maghfirah BPJS Ketenagakerjaan, serta Ikatan Istri Karyawan BPJS Ketenagakerjaan./FOTO: ist
JAKARTA, SNews – Di tengah proses pemulihan pascagempa bumi yang mengguncang sejumlah wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), dukungan terus berdatangan untuk masyarakat yang terdampak. Salah satunya berasal dari keluarga besar BPJS Ketenagakerjaan yang menggalang solidaritas untuk membantu memenuhi kebutuhan warga.
Melalui semangat gotong royong, insan BPJS Ketenagakerjaan berhasil menghimpun donasi sebesar Rp207 juta. Dana tersebut kemudian diwujudkan dalam bentuk bantuan bahan pokok untuk masyarakat di sejumlah wilayah terdampak bencana.
Donasi tersebut dikumpulkan oleh Serikat Pekerja BPJS Ketenagakerjaan, Yayasan Al Maghfirah BPJS Ketenagakerjaan, serta Ikatan Istri Karyawan BPJS Ketenagakerjaan.
Bantuan selanjutnya disalurkan melalui BNPB Nasional Labuan Bajo serta BPBD di sejumlah daerah, yakni Nagekeo, Manggarai Barat, Sikka, Ngada, Manggarai Timur, Manggarai dan Ende.
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis di dua wilayah terdampak. Di Kabupaten Nagekeo, bantuan diterima langsung oleh Bupati Nagekeo Simplisius Donatus. Sementara di Kabupaten Manggarai Barat, bantuan diserahkan di Labuan Bajo dan diterima Wakil Bupati Manggarai Barat Yulianus Weng.
Direktur Human Capital dan Umum BPJS Ketenagakerjaan Harjono Siswanto mengatakan, bantuan tersebut bukan sekadar berbicara mengenai jumlah dana yang terkumpul. Menurutnya, nilai terpenting dari aksi tersebut adalah kepedulian dan semangat kemanusiaan untuk menguatkan masyarakat yang sedang menghadapi masa sulit.
“Ketika saudara-saudara kita di NTT menghadapi musibah, kami merasa terpanggil untuk ikut hadir dan memberikan dukungan. Bantuan ini merupakan wujud kepedulian dan gotong royong seluruh insan BPJS Ketenagakerjaan,” ujar Harjono.
Ia berharap bantuan yang diberikan dapat sedikit meringankan kebutuhan masyarakat selama menjalani proses pemulihan.
“Kami berharap, meskipun nilainya tidak dapat menggantikan seluruh dampak yang dirasakan, bantuan ini dapat sedikit meringankan kebutuhan masyarakat dalam masa pemulihan,” katanya.
Harjono menambahkan, kepedulian sosial menjadi bagian dari semangat BPJS Ketenagakerjaan dalam menjalankan perannya di tengah masyarakat. Kehadiran lembaga tersebut tidak hanya diwujudkan melalui perlindungan jaminan sosial bagi pekerja dan keluarga, tetapi juga melalui kepedulian ketika masyarakat menghadapi kondisi darurat.
Semangat tersebut tercermin dalam tiga hal, yakni melayani, melindungi dan memberdayakan. Kehadiran di lokasi bencana menjadi bentuk respons terhadap kebutuhan masyarakat, sementara dukungan yang diberikan diharapkan mampu membantu warga melewati masa pemulihan dan kembali menata kehidupan.
Bupati Nagekeo Simplisius Donatus menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan keluarga besar BPJS Ketenagakerjaan.
“Kami berterima kasih karena di tengah musibah ini, BPJS Ketenagakerjaan turut membantu. Kami hanya bisa mendoakan apa yang baik yang telah dilakukan oleh bapak ibu BPJS Ketenagakerjaan dapat dibalas dengan berkat dari Allah SWT karena saat ini dukungan moril juga sangat kami butuhkan,” ungkap Simplisius.
Apresiasi serupa disampaikan Wakil Bupati Manggarai Barat Yulianus Weng. Ia menyebut bantuan tersebut menjadi bentuk nyata kepedulian terhadap masyarakat yang tengah menghadapi dampak bencana.
“Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat dan seluruh masyarakat Manggarai Barat mengucapkan terima kasih atas kepedulian dan bantuan yang diberikan kepada masyarakat yang terdampak di sini. Bantuan ini sangat membantu kami di sini,” ujarnya.
Bagi BPJS Ketenagakerjaan, aksi solidaritas tersebut menjadi pengingat bahwa menghadapi bencana bukan hanya membutuhkan bantuan materi, tetapi juga kepedulian dan kebersamaan.
Melalui bantuan yang disalurkan, keluarga besar BPJS Ketenagakerjaan berharap masyarakat terdampak gempa di NTT dapat melewati masa pemulihan dengan dukungan yang lebih kuat dan kembali bangkit menjalani kehidupan.
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Samarinda Murniati turut mengapresiasi semangat solidaritas yang ditunjukkan insan BPJS Ketenagakerjaan dalam membantu masyarakat terdampak bencana.
“Semangat gotong royong seperti ini menunjukkan bahwa kepedulian kepada masyarakat merupakan tanggung jawab bersama. Bantuan yang diberikan mungkin tidak dapat menghapus seluruh dampak bencana, tetapi diharapkan bisa meringankan beban masyarakat dan memberikan semangat bagi mereka untuk bangkit dan kembali menjalani kehidupan,” ujar Murniati.
Menurutnya, kepedulian sosial juga menjadi bagian penting dari semangat BPJS Ketenagakerjaan untuk hadir di tengah masyarakat, terutama ketika menghadapi situasi sulit.
“Kami berharap semangat kepedulian dan kebersamaan ini terus tumbuh. Tidak hanya dalam situasi bencana, tetapi juga dalam berbagai kondisi ketika masyarakat membutuhkan dukungan dan perlindungan,” pungkasnya.


Comment