DPRD KOBAR
Home » Berita » DPRD Kobar Desak Pertamina Tambah Kuota Pertamax 50 Persen, Antrean SPBU Jadi Sorotan

DPRD Kobar Desak Pertamina Tambah Kuota Pertamax 50 Persen, Antrean SPBU Jadi Sorotan

Wakil Ketua I DPRD Kobar, Rudi Imam Gunawan, mengatakan penambahan kuota tersebut merupakan salah satu kesepakatan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP)./FOTO: ist

KOTAWARINGIN BARAT, SNews — Antrean kendaraan di sejumlah SPBU di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) kembali menjadi perhatian DPRD setempat. Dewan mendesak Pertamina segera merealisasikan rencana penambahan kuota BBM jenis Pertamax hingga 50 persen dari pasokan saat ini.

Wakil Ketua I DPRD Kobar, Rudi Imam Gunawan, mengatakan penambahan kuota tersebut merupakan salah satu kesepakatan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang sebelumnya digelar DPRD bersama Pertamina, pengelola SPBU, dan pihak terkait.

Dalam kesepakatan itu, tambahan pasokan Pertamax dijadwalkan mulai direalisasikan pada September 2026.

“Salah satu poin hasil RDP adalah rencana penambahan kuota Pertamax pada September, maka itu harus dilaksanakan,” kata Rudi.

Bukan Sekadar Baris-Berbaris, SMAN 1 Pangkalan Bun Ukir Juara III Nasional di Jakarta

Menurutnya, tambahan pasokan menjadi kebutuhan penting mengingat permintaan masyarakat terhadap Pertamax cukup tinggi. Kondisi tersebut turut berdampak pada panjangnya antrean kendaraan di sejumlah SPBU.

Rudi menilai Pertamina memiliki ruang untuk meningkatkan distribusi Pertamax karena BBM tersebut merupakan produk nonsubsidi. Dengan demikian, pasokan tambahan diharapkan dapat diberikan dengan mempertimbangkan kebutuhan pasar di Kobar.

“Seharusnya justru semakin banyak dikirim Pertamina secara margin aman lebih besar karena Pertamax merupakan BBM nonsubsidi,” tegasnya.

Ia menyebut tambahan kuota sekitar 50 persen dari kuota yang tersedia saat ini diharapkan mampu menjaga ketersediaan Pertamax di SPBU. Dengan pasokan yang lebih memadai, masyarakat tidak perlu menghabiskan waktu terlalu lama untuk mengantre mendapatkan BBM.

DPRD Kobar pun meminta Pertamina tidak menjadikan hasil RDP sebatas komitmen di atas kertas. Realisasi penambahan kuota pada September dinilai penting untuk memastikan distribusi BBM di wilayah Kobar lebih lancar dan mampu mengikuti tingginya kebutuhan masyarakat.

Kabut Asap Kobar Kian Pekat, DPRD Desak Semua Sekolah Hentikan Tatap Muka

Bagi DPRD, langkah tersebut bukan hanya soal menambah jumlah pasokan, tetapi juga memastikan masyarakat mendapatkan akses BBM yang lebih mudah tanpa harus menghadapi antrean panjang di SPBU.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share

× Advertisement
× Advertisement