PEMPROV KALTENG
Home » Berita » Gubernur Kalteng Turun Tangan, Warga Terdampak Karhutla Dapat Bantuan Sembako

Gubernur Kalteng Turun Tangan, Warga Terdampak Karhutla Dapat Bantuan Sembako

Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran menyerahkan bantuan paket sembako secara simbolis kepada warga yang terdampak karhutla./FOTO: ist

PALANGKA RAYA, SNews – Di tengah kepungan asap dan ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih terjadi di sejumlah wilayah Kalimantan Tengah, Pemerintah Provinsi Kalteng menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat terdampak.

Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran menyerahkan bantuan paket sembako secara simbolis kepada warga yang terdampak karhutla. Bantuan tersebut menjadi bentuk perhatian pemerintah agar masyarakat yang merasakan langsung dampak bencana tidak menghadapi kondisi sulit sendirian.

Penyerahan bantuan dilakukan dalam rangkaian kegiatan pemerintah provinsi terkait penanganan dan kesiapsiagaan menghadapi karhutla. Pemprov Kalteng menyebut bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian sekaligus dukungan kepada masyarakat yang terdampak kebakaran hutan dan lahan. 

“Bantuan kebutuhan pokok ini menjadi semakin penting di tengah kondisi kemarau dan memburuknya kualitas udara di sejumlah daerah akibat asap karhutla. Pemerintah tidak hanya berfokus pada pemadaman api, tetapi juga berupaya memberikan perlindungan dan bantuan langsung kepada masyarakat,” ujar gubernur.

Kemarau Mencekik, Gubernur Agustiar Kerahkan Bantuan Air Bersih ke Daerah Terdampak se-Kalteng

Perhatian terhadap kebutuhan warga juga terlihat dalam program pasar murah yang digelar Pemprov Kalteng di sejumlah kabupaten. Pada akhir Agustus 2026, sebanyak 15.000 paket sembako disalurkan ke masyarakat di Kabupaten Sukamara, Kotawaringin Barat dan Kotawaringin Timur. Setiap paket memiliki nilai Rp149.500, namun masyarakat hanya dikenakan Rp10.000 setelah mendapat subsidi pemerintah. 

Khusus di Sampit, Kotawaringin Timur, Gubernur Agustiar bahkan menggratiskan lebih dari 4.000 paket sembako yang sebelumnya disiapkan melalui kegiatan pasar murah. Paket tersebut diberikan cuma-cuma kepada masyarakat. 

Isi paket sembako tersebut antara lain beras 5 kilogram, gula pasir 1 kilogram dan minyak goreng 2 liter. Nilai bantuan mencapai Rp149.500 per paket, dengan subsidi pemerintah sebesar Rp139.500.

“Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah menjaga daya beli sekaligus membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat di tengah kondisi yang cukup berat akibat kemarau panjang dan ancaman karhutla,” katanya.

Di sisi lain, Pemprov Kalteng terus memperkuat penanganan karhutla. Gubernur Agustiar Sabran meminta seluruh kekuatan yang tersedia dimaksimalkan, termasuk armada udara untuk mempercepat pemadaman di lokasi yang sulit dijangkau melalui jalur darat.

Bawa Nama Kalteng ke Panggung Nasional, 506 Pramuka Dilepas Gubernur Menuju Jamnas XII

Hingga akhir Agustus, penanganan karhutla masih menjadi perhatian utama pemerintah daerah. Sebanyak lima helikopter water bombing telah dikerahkan, meski tiga unit di antaranya yang masih aktif beroperasi. 

Bagi masyarakat yang terdampak, bantuan sembako diharapkan dapat sedikit meringankan beban keluarga yang harus menjalani aktivitas di tengah kondisi lingkungan yang terganggu akibat asap.

Pemerintah pun mengingatkan masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan, mengurangi aktivitas di luar ruangan ketika kualitas udara memburuk, serta menggunakan masker sebagai perlindungan dari paparan asap karhutla.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share

× Advertisement
× Advertisement