Kapolres Kapuas AKBP Rina Perwitasari mengatakan, ketersediaan air bersih merupakan kebutuhan mendasar yang harus terpenuhi./FOTO: ist
KAPUAS, SNews – Kemarau ekstrem yang melanda sejumlah wilayah desa di Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, membuat warga kesulitan mendapatkan air bersih. Di tengah kondisi tersebut, Polres Kapuas menyalurkan puluhan ribu liter air bersih untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat yang terdampak kekeringan.
Total 95.600 liter air bersih disiapkan melalui pengambilan air dari PDAM di Desa Maluen, Kecamatan Basarang. Bantuan tersebut disalurkan untuk kebutuhan masyarakat, lingkungan rumah dinas dan fasilitas Polres Kapuas, serta warga di kawasan Perumahan Pulau Telo.
Salah satu wilayah yang menerima bantuan adalah Desa Sei Asam, Kecamatan Kapuas Hilir. Sebanyak 12.400 liter air bersih disalurkan untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat yang terdampak kekurangan air.
Sekretaris Kecamatan Basarang, Teguh Afrianto, menyampaikan apresiasi kepada Kapolres Kapuas, BPBD, dan PDAM Kapuas atas bantuan yang diberikan kepada warga Desa Sei Asam. Ia berharap penyaluran air bersih dapat dilakukan secara berkala, terutama selama kekeringan masih berlangsung.
“Kami ucapkan terima kasih kepada Ibu Kapolres, BPBD, dan PDAM Kapuas atas bantuan air bersih. Harapannya ke depan setiap satu minggu sekali bisa mengirimkan kembali air bersih ke desa-desa yang mengalami kekeringan,” ujarnya, Selasa (13/10/2026).
Bantuan serupa juga dirasakan warga Perumahan Pulau Telo, Kelurahan Selat Barat, Kecamatan Selat. Sebanyak 10.000 liter air bersih disalurkan melalui dukungan siswa Sespimen bersama unsur Bhayangkari Polres Kapuas.
Ketua RT Perumahan Pulau Telo, Melati, mengatakan bantuan tersebut sangat berarti bagi warga yang telah mengalami kesulitan memperoleh air bersih selama hampir satu bulan.
“Terima kasih banyak atas bantuannya. Karena sudah hampir sebulan warga di sini kesulitan air bersih,” kata Melati.
Kapolres Kapuas AKBP Rina Perwitasari mengatakan, ketersediaan air bersih merupakan kebutuhan mendasar yang harus terpenuhi, terutama ketika masyarakat menghadapi kondisi kemarau dan kekeringan.
Menurut dia, kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya berkaitan dengan pemeliharaan keamanan dan ketertiban, tetapi juga melalui kegiatan sosial yang memberikan manfaat langsung bagi warga.
“Air bersih merupakan kebutuhan utama yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan masyarakat. Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa Polri hadir tidak hanya untuk menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga berupaya memberikan manfaat nyata serta membantu memenuhi kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Ia berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban masyarakat sekaligus memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian sosial di tengah situasi sulit.
Polres Kapuas menyatakan akan terus berupaya memberikan pelayanan humanis dan membangun sinergi dengan berbagai pihak untuk membantu masyarakat Kabupaten Kapuas, khususnya warga yang membutuhkan pasokan air bersih selama musim kemarau.


Comment