Kapolres Kapuas AKBP Rina Perwitasari menghadiri kegiatan Minggu Kasih di Gereja GKE Sinta, Kuala Kapuas, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, Minggu (18/10/2026)./FOTO: ist
KAPUAS, SNews – Kapolres Kapuas AKBP Rina Perwitasari mengajak masyarakat memperkuat kerukunan antarumat beragama, meningkatkan kewaspadaan lingkungan, serta bijak menggunakan media sosial untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Kemudian bersama-sama mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Ajakan tersebut disampaikan saat menghadiri kegiatan Minggu Kasih di Gereja GKE Sinta, Kuala Kapuas, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, Minggu (18/10/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB itu diikuti sekitar 240 jemaat dan dipimpin Pendeta Yeyiola Deselda, S.Th. Rina mengatakan, menjaga keamanan dan ketertiban bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat. Karena itu, komunikasi dan kerja sama antara Polri dan warga perlu terus diperkuat.

“Melalui kegiatan Minggu Kasih ini, kami ingin mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat sekaligus membangun komunikasi yang terbuka. Menjaga keamanan dan ketertiban bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi membutuhkan peran serta seluruh elemen masyarakat,” ujar Rina.
Menurutnya, keterlibatan masyarakat sangat penting untuk mendeteksi potensi gangguan keamanan sejak dini. Warga diharapkan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar dan segera menyampaikan informasi kepada kepolisian apabila mengetahui adanya potensi tindak pidana maupun gangguan kamtibmas.
Selain itu, Kapolres mengingatkan pentingnya menjaga kerukunan antarumat beragama dan menghormati perbedaan. Sikap saling menghargai dinilai menjadi salah satu kunci menjaga persatuan serta mencegah munculnya konflik di tengah kehidupan bermasyarakat.
“Jangan mudah percaya maupun menyebarkan berita yang belum terverifikasi. Mari kita bijak bermedia sosial, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, dan segera melaporkan kepada kepolisian apabila mengetahui adanya potensi gangguan keamanan. Kemudian menjaga lingkungan untuk tidak membakar lahan yang bisa berpotensi karhutla,” tegasnya.
Pesan tersebut juga mencakup pentingnya kewaspadaan terhadap penyebaran berita bohong atau hoaks. Masyarakat diminta memastikan kebenaran informasi sebelum membagikannya agar tidak menimbulkan keresahan maupun merusak keharmonisan di lingkungan sekitar.
Rina turut mendorong masyarakat agar tidak ragu menyampaikan keluhan, aspirasi, maupun persoalan yang berkaitan dengan keamanan kepada kepolisian. Komunikasi yang terbuka diharapkan membantu aparat memahami permasalahan yang dihadapi warga sehingga dapat ditindaklanjuti sesuai kewenangan.
Dalam menyelesaikan persoalan di lingkungan masyarakat, warga juga diimbau mengedepankan musyawarah dan menghindari tindakan yang berpotensi memicu perselisihan. Dengan demikian, permasalahan dapat diselesaikan secara damai tanpa berkembang menjadi konflik yang lebih besar.
“Melalui semangat Polisi Bersama Masyarakat, kami berharap sinergi antara kepolisian dan warga semakin kuat. Mari bersama-sama menjaga kerukunan, menciptakan lingkungan yang aman, serta mewujudkan situasi kamtibmas yang damai dan kondusif di Kabupaten Kapuas,” ungkapnya.
Kegiatan Minggu Kasih merupakan salah satu program Polri untuk mempererat hubungan dengan masyarakat melalui pendekatan humanis. Selain menyampaikan pesan-pesan kamtibmas, kegiatan ini menjadi sarana bagi kepolisian untuk menyerap aspirasi dan masukan masyarakat sebagai bahan evaluasi dalam pelaksanaan tugas.
Melalui kegiatan di GKE Sinta tersebut, Polres Kapuas berharap kepercayaan masyarakat terhadap kepolisian semakin meningkat. Sinergi yang terbangun antara aparat dan warga diharapkan mampu menjaga keamanan, toleransi, dan kerukunan di wilayah Kabupaten Kapuas.


Comment