Ketua DPRD Kotawaringin Barat (Kobar), Mulyadin./FOTO: ist
KOTAWARINGIN BARAT, SNews – Ketua DPRD Kotawaringin Barat (Kobar), Mulyadin menyampaikan sejumlah langkah antisipasi terhadap potensi kenaikan harga bahan pokok pada Ramadan.
Saat dikonfirmasi, Mulyadin menegaskan DPRD akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan dinas terkait untuk melakukan inspeksi langsung ke pusat- pusat perekonomian masyarakat, khususnya pasar tradisional di Pangkalan Bun dan sekitarnya.
“Kita nanti bersama Pemda dan dinas terkait melakukan inspeksi ke pusat perekonomian masyarakat, terutama pasar. Kita juga akan mengingatkan distributor barang agar tidak menaikkan harga secara sepihak,” ujarnya, Rabu, 18 Februari 2026.
Menurutnya, langkah tersebut penting dilakukan gun memastikan ketersediaan stok dan kestabilan harga, menjelang meningkatnya permintaan masyarakat selama bulan suci Ramadan.
la juga mengimbau kepada Bupati Kotawaringin Barat, agar dapat bersurat kepada para distributor maupun pelaku usaha bear, untuk bersama-sama menjaga stabilitas harga di daerah.
“Kita imbau kepada Bupati untuk bersurat supaya menjaga stabilitas harga. Ini penting agar daya beli masyarakat tetap terjaga,” tegasnya.
Mulyadin menambahkan, pengendalian harga bahan pokok tidak hanya berdampak pada kesejahteraan masyarakat, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menekan laju inflasi daerah.
“Di samping bisa menjaga daya beli masyarakat, juga untuk mencegah inflasi. Jangan sampai momentum Ramadan justru dimanfaatkan untuk mencari keuntungan berlebihan,” katanya.
DPRD Kobar, lanjut dia, akan terus memantau perkembangan harga di lapangan dan siap mendorong langkah- langkah konkret apabila ditemukan lonjakan harga yang tidak wajar.
Dengan sinergi antara DPRD, Pemda, dan pelaku usaha, diharapkan stabilitas harga bahan pokok di Kabupaten Kotawaringin Barat tetap terjaga selama Ramadan.


Comment