Wakil Ketua II DPRD Kotawaringin Barat (Kobar), Sri Lestari./FOTO: ist
KOTAWARINGIN BARAT, SNews – Kasus pembakaran yang menimpa Siti Juhairiyah di Desa Karang Mulya, Kecamatan Pangkalan Banteng, mendapat perhatian dari kalangan legislatif. Wakil Ketua II DPRD Kotawaringin Barat (Kobar), Sri Lestari, mendesak aparat kepolisian segera menangkap pelaku agar proses hukum dapat berjalan dan korban memperoleh keadilan.
Sri Lestari mengaku prihatin atas peristiwa yang menyebabkan korban mengalami luka bakar hingga sekitar 80 persen. Menurutnya, tindakan keji tersebut tidak boleh dibiarkan dan pelaku harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.
“Peristiwa ini sangat memprihatinkan. Kami berharap pelaku segera ditangkap sehingga proses hukum bisa berjalan dan korban mendapatkan keadilan,” ujarnya, Minggu (14/6).
Ia juga berharap aparat kepolisian dapat bekerja cepat mengungkap kasus tersebut sehingga masyarakat merasa aman dan keluarga korban memperoleh kepastian hukum.
Peristiwa itu terjadi pada Jumat (13/6/2026) sekitar pukul 18.30 WIB di Kedai Mampir Angkringan, Desa Karang Mulya, Kecamatan Pangkalan Banteng. Saat kejadian, korban sedang berjualan sebelum didatangi pria yang diduga merupakan mantan suami sirinya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, keduanya sempat terlibat cekcok. Tak lama berselang, korban mengalami luka bakar serius dan berlari keluar lokasi untuk meminta pertolongan warga.
Warga yang berada di sekitar tempat kejadian langsung memberikan bantuan dan membawa korban ke Puskesmas Karang Mulya untuk mendapatkan penanganan awal. Mengingat kondisi luka yang cukup parah, korban kemudian dirujuk ke RS Hanau guna menjalani perawatan lebih lanjut.
Hingga kini, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan dan memburu pelaku yang diduga bertanggung jawab atas peristiwa tersebut. Kasus ini pun menjadi perhatian publik karena korban mengalami luka bakar yang sangat serius dan masih menjalani perawatan intensif.


Comment