BPJS Ketenagakerjaan bersama Telkomsel resmi menjalin kerja sama strategis melalui peluncuran paket benefit “Jamsostek Poin” di Plaza BPJamsostek, Jakarta, Kamis (21/5)./FOTO: ist
JAKARTA, SNews – BPJS Ketenagakerjaan bersama Telkomsel resmi menjalin kerja sama strategis melalui peluncuran paket benefit “Jamsostek Poin” di Plaza BPJamsostek, Jakarta, Kamis (21/5).
Kolaborasi ini dihadirkan untuk mempermudah pekerja informal atau Bukan Penerima Upah (BPU), seperti pengemudi ojek online, kurir, hingga pelaku UMKM dalam memperoleh perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.
Melalui sinergi tersebut, proses pendaftaran kini dibuat lebih praktis dan terintegrasi secara digital. Pelanggan cukup mengakses aplikasi MyTelkomsel untuk memilih paket “Jamsostek Poin”, yang memungkinkan pengguna mendapatkan paket data internet sekaligus perlindungan BPJS Ketenagakerjaan dalam satu layanan.
Direktur Sales Telkomsel, Stanislaus Susatyo mengatakan inovasi ini bertujuan menyederhanakan akses perlindungan ketenagakerjaan melalui ekosistem digital Telkomsel.
Distribusi layanan juga akan diperkuat melalui aplikasi MyTelkomsel, WhatsApp, hingga SMS agar dapat menjangkau masyarakat lebih luas.
Sementara itu, Direktur Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, Agung Nugroho menjelaskan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah nyata untuk memperluas cakupan kepesertaan bagi pekerja yang selama ini belum terlindungi program jaminan sosial ketenagakerjaan.
Langkah tersebut juga sejalan dengan penerapan pilar 3C, yakni Coverage, Care, dan Credibility, yang menjadi fokus penguatan layanan BPJS Ketenagakerjaan.
Ke depan, kedua pihak berkomitmen untuk terus mengeksplorasi berbagai peluang kolaborasi digital guna mewujudkan universal coverage jaminan sosial ketenagakerjaan yang mudah diakses seluruh pekerja di Indonesia.
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Samarinda, Murniati, menyambut baik kolaborasi tersebut. Menurutnya, inovasi layanan digital seperti “Jamsostek Poin” dapat menjadi solusi efektif untuk meningkatkan kepesertaan pekerja informal di daerah, khususnya di Samarinda.
“Melalui kemudahan akses digital ini, kami berharap semakin banyak pekerja informal yang sadar pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan. Harapannya semoga masyarakat samarinda khususnya gen milenial dan gen Z dapat memanfaatkan program ini untuk memudahkan pendaftaran perlindungan BPJS Ketenagakerjaan.” ujarnya.


Comment