BPJS KETENAGAKERJAAN
Home » Berita » BPJS Ketenagakerjaan Lindungi Pekerja Seni di Industri Perfilman Kaltim

BPJS Ketenagakerjaan Lindungi Pekerja Seni di Industri Perfilman Kaltim

Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Samarinda Murniati bersama perwakilan Rumah Digital Entertainment usai penyerahan simbolis kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja seni di Temindung Creative Hub, Samarinda, Rabu (15/7/2026)./FOTO; ist

SAMARINDA, SNews – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan turut mendukung perkembangan industri perfilman di Kalimantan Timur melalui pemberian perlindungan jaminan sosial bagi para pekerja seni. Komitmen tersebut ditunjukkan dalam peluncuran Rumah Digital Entertainment di Temindung Creative Hub, Samarinda, Rabu (15/7/2026).

Pada kegiatan itu, BPJS Ketenagakerjaan berkolaborasi dengan Rumah Digital Entertainment melalui penyerahan sertifikat kemitraan serta kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan secara simbolis kepada perwakilan pekerja seni yang diwakili sutradara dan salah satu pemeran film.

Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Samarinda, Murniati, mengatakan perlindungan jaminan sosial tidak hanya diperuntukkan bagi pekerja formal, tetapi juga insan perfilman yang memiliki risiko kerja selama proses produksi.

“Pekerja seni juga berhak mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Lamandau Buka Diseminasi Instruksi Bupati dan Persiapan Jamsostek Award 2026

Menurutnya, kepesertaan tersebut mencakup seluruh pekerja yang terlibat dalam produksi film, mulai dari sutradara, pemain, kru, hingga tenaga pendukung lainnya.

“Perlindungan diberikan kepada sutradara, pemain, kru, hingga seluruh tim produksi,” katanya.

Ia menjelaskan proses produksi film memiliki berbagai potensi risiko, baik saat persiapan, syuting, maupun pascaproduksi. Karena itu, BPJS Ketenagakerjaan ingin memastikan para pekerja seni dapat berkarya dengan rasa aman.

“Kami ingin mereka fokus berkarya tanpa khawatir terhadap risiko kerja,” ucapnya.

Murniati berharap kerja sama tersebut menjadi awal kolaborasi yang lebih luas dengan pelaku industri kreatif di Kalimantan Timur. Semakin banyak rumah produksi dan komunitas seni yang menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan, semakin besar pula perlindungan yang diberikan kepada pekerja kreatif di daerah.

Kejar Perlidungan 192 Ribu Pekerja Rentan, Walikota Samarinda Gandeng BPJS Ketenegakerjaan

“Semoga semakin banyak pelaku industri kreatif yang menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan,” pungkasnya.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share

× Advertisement
× Advertisement