BPJS Ketenagakerjaan Cabang Samarinda melakukan sosialisasi peningkatan Universal Coverage Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (UCJ) kepada Lingkungan Pemerintah Kota Samarinda, salah satunya Program 1 Perisai 1 Kelurahan./FOTO: ist
SAMARINDA, SNews – BPJS Ketenagakerjaan Samarinda terus memperkuat komitmennya dalam memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan melalui penguatan kolaborasi lintas sektor di lingkungan Pemerintah Kota Samarinda.
Salah satu langkah nyata diwujudkan melalui sosialisasi Gerakan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Pemerintah Kota Samarinda, di Aula Kantor Bapperida Jalan Dahlia, Rabu (22/4/2026).
Pada kegiatan tersebut juga dilakukan penyerahan simbolis oleh Plt Asisten 1 Pemerintahan dan Kesra Pemkot Samarinda, Eko Suprayetno didampingi Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Samarinda, Murniati penyerahan kartu peserta BPJS Ketenagakerjaan dan santunan Jaminan kematian serta pemberian seragam Perisai kepada agen perisai kelurahan.
Sosialisasi ini menjadi wadah strategis dalam mendorong percepatan Universal Coverage Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (UCJ), khususnya bagi pekerja sektor informal yang selama ini masih menjadi tantangan dalam perluasan kepesertaan.
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Samarinda, Murniati mengatakan bahwa perluasan perlindungan tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen, termasuk pemerintah sebagai ujung tombak pelayanan masyarakat.
“Melalui program 1 perisai 1 kelurahan, kami berupaya menjangkau pekerja secara lebih masif dan sistematis. Ini bukan semata-mata tentang peningkatan angka kepesertaan, tetapi bagaimana negara hadir memberikan perlindungan nyata terhadap risiko kerja yang dihadapi masyarakat,” ujar Murniati.
Menurutnya, keberadaan Perisai di kelurahan diharapkan mampu menjadi motor penggerak dalam meningkatkan literasi serta partisipasi masyarakat terhadap program jaminan sosial ketenagakerjaan.
Lebih lanjut, Murniati menekankan pentingnya sinergi antara BPJS Ketenagakerjaan dengan pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan dalam mempercepat perluasan cakupan perlindungan.
“Kolaborasi adalah kunci utama. Dengan dukungan pemerintah daerah dan stakeholder terkait, kami optimistis perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan dapat menjangkau seluruh lapisan pekerja, termasuk mereka yang berada di sektor informal atau pekerja bukan penerima upah serta pekerja rentan,” tuturnya.
“Perlindungan yang diberikan tidak hanya memberikan rasa aman bagi pekerja, tetapi juga menjaga keberlangsungan ekonomi keluarga ketika terjadi risiko kerja. Oleh karena itu, literasi dan sosialisasi harus terus ditingkatkan,” tegasnya.
Plt Asisten 1 Pemerintahan dan Kesra Pemkot Samarinda, Eko Suprayetno mengatakan dengan sosialisasi ini sebagai awal pemahaman yang baik hingga ke tingkat kelurahan terkait jaminan sosial ketenagakerjaan hingga ke tingkat masyarakat luas.
Gerakan-gerakan ini menunjukkan kolaborasi yang kuat antara pemerintah daerah dan BPJS Ketenagakerjaan untuk mencapai perlindungan menyeluruh bagi pekerja di tingkat kota.
Melalui kegiatan ini, BPJS Ketenagakerjaan berharap program 1 perisai 1 kelurahan dapat menjadi ujung tombak dalam memperluas kepesertaan, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan sebagai bagian dari sistem perlindungan sosial nasional.


Comment