Wakil Ketua II DPRD Kobar, Sri Lestari, mengatakan expo tingkat kecamatan memiliki peran penting dalam membuka ruang promosi bagi potensi lokal./FOTO: ist
KOTAWARINGIN BARAT, SNews – Gelaran Pangkalan Banteng Expo “Pesona KSB 2026” dinilai bukan sekadar hiburan rakyat, tetapi juga menjadi titik awal penguatan ekosistem ekonomi berbasis UMKM di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar).
Wakil Ketua II DPRD Kobar, Sri Lestari, mengatakan expo tingkat kecamatan memiliki peran penting dalam membuka ruang promosi bagi potensi lokal yang selama ini belum tergarap maksimal.
“Kegiatan seperti ini memiliki nilai strategis karena mampu memperkenalkan produk-produk unggulan daerah sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Kegiatan yang berlangsung di halaman Kantor Kecamatan Pangkalan Banteng pada 2–9 Mei 2026 itu menampilkan beragam produk UMKM, mulai dari kerajinan tangan, kuliner khas daerah, hingga hasil kreativitas pelaku usaha lokal lainnya. Antusiasme masyarakat pun terlihat dari ramainya pengunjung yang datang selama pelaksanaan expo.
Menurut Sri Lestari, kegiatan serupa perlu digelar secara berkelanjutan dengan konsep yang lebih terintegrasi. Ia mendorong adanya pola berjenjang yang menghubungkan expo tingkat kecamatan dengan agenda berskala kabupaten.
Ia juga berharap seluruh kecamatan di Kobar dapat memiliki agenda expo masing-masing agar setiap wilayah memperoleh kesempatan yang sama dalam mengembangkan potensi ekonomi dan memperluas pasar produk lokal.
“Ke depan, seluruh kegiatan ini diharapkan bermuara pada Kobar Expo sebagai wadah besar yang mempertemukan seluruh UMKM dari berbagai kecamatan,” katanya.
Dengan konsep tersebut, dampak ekonomi yang dihasilkan diyakini akan semakin luas dan mampu mendorong pertumbuhan usaha masyarakat secara lebih merata di Kotawaringin Barat.


Comment