Bantuan disalurkan oleh Anggota DPRD Kobar Daerah Pemilihan (Dapil) II Kecamatan Kotawaringin Lama, Reqsi Setiawan./FOTO: ist
KOTAWARINGIN BARAT, SNews – Sembilan ekor sapi hibah disalurkan ke Desa Sagu Sukamulya, Kecamatan Kotawaringin Lama, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar). Bantuan tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai bantuan ternak, tetapi berkembang menjadi modal usaha yang mampu menggerakkan perekonomian masyarakat desa.
Bantuan disalurkan oleh Anggota DPRD Kobar Daerah Pemilihan (Dapil) II Kecamatan Kotawaringin Lama, Reqsi Setiawan. Program tersebut diarahkan untuk memperkuat ketahanan pangan hewani sekaligus membuka peluang usaha produktif bagi kelompok masyarakat penerima.
Sembilan sapi yang diberikan dipastikan dalam kondisi sehat. Hewan ternak tersebut juga telah mendapatkan vaksinasi dan memenuhi standar kesehatan serta ketentuan yang berlaku sebelum disalurkan kepada masyarakat.
Reqsi mengatakan bantuan ternak merupakan bagian dari upaya mendorong masyarakat desa memiliki usaha yang dapat dikembangkan secara berkelanjutan.
“Kami ingin agar bantuan hibah berupa hewan ternak ini dapat dikelola dengan baik bersama kelompok taninya. Kami yakin nantinya mampu memberikan manfaat bagi desa dan masyarakatnya,” kata Reqsi.
Menurutnya, ternak sapi memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi sumber pendapatan baru bagi masyarakat. Karena itu, pengelolaan bantuan harus dilakukan secara bersama-sama dan tidak sekadar dipelihara tanpa perencanaan pengembangan.
Ia meminta kelompok penerima memperhatikan kebutuhan pakan, kesehatan serta perawatan sapi. Kekompakan antaranggota kelompok juga dinilai penting agar bantuan tersebut dapat memberikan hasil maksimal.
Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) itu berharap keberadaan ternak tersebut nantinya mampu meningkatkan pendapatan keluarga penerima sekaligus mendorong munculnya kegiatan ekonomi baru di Desa Sagu Sukamulya.
Selain berdampak terhadap ekonomi masyarakat, pengembangan peternakan lokal dinilai dapat membantu memenuhi kebutuhan daging di wilayah Kotawaringin Lama dan Kabupaten Kobar secara lebih luas.
Reqsi berharap populasi dan produksi ternak lokal terus berkembang sehingga ketergantungan terhadap pasokan dari luar daerah dapat ditekan.
“Harapannya produksi ternak kita bisa meningkat dan membantu memenuhi kebutuhan daging di wilayah Kolam maupun Kobar,” pungkasnya.


Comment